BAGIBERITA.ONLINE, LEBAK – Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, menggelar kegiatan Reses Masa Persidangan ke-III Tahun 2026 di Desa Salaraja, Kecamatan Warunggunung, Selasa (26/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, persoalan jaminan kesehatan menjadi keluhan utama yang disampaikan oleh masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan warga yang hadir secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka.

Mayoritas warga mengeluhkan status kepesertaan BPJS Kesehatan mereka yang tiba-tiba tidak aktif atau dinonaktifkan secara sepihak, sehingga menyulitkan mereka saat membutuhkan layanan medis.
Menanggapi hal tersebut, dr. Juwita Wulandari menyatakan bahwa masalah kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Ia menegaskan akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan cabang setempat untuk mencari solusi atas banyaknya kartu warga yang nonaktif.
“Rata-rata aspirasi yang saya terima hari ini adalah keinginan warga agar BPJS Kesehatan mereka aktif kembali. Ini menjadi catatan prioritas saya. Sebagai tenaga medis sekaligus wakil rakyat, saya paham betul betapa krusialnya jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar dr. Juwita di hadapan warga Salaraja.
Politisi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kartu tidak aktif, mulai dari masalah pendataan (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial/DTKS) hingga keterbatasan kuota anggaran dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami di DPRD akan mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan validasi data ulang. Jangan sampai warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak bisa berobat karena kendala administrasi,” tambahnya.(Adv)